Sisa-sisa Manusia 90-an
Berdasar penelitian The Goblog Institute, dengan obyek generasi kelahiran 1970-1990an. Mereka adalah kami. Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yg luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan. Main Petak umpet, gedrig, gobag sodor, dakon, lompat tali, masak-masakan, dokter-dokteran, sobyong, dam-daman, jamuran. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, baterei bekas, sogoktelik menjadi permainan yg mengasyikkan. Tiap kali kami melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang. Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara, berkirim salam lewat penyiar radio. Kamilah generasi yang SD nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di salah satunya. Kamilah generasi yg SMP dan SMA nya juga masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. ...